Mahasiswa HMI Unjuk Rasa Datangi Dekot Kotamobagu

Kotamobagu– Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Kotamobagu, melakukan aksi unjuk rasa dengan mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu (KK) pada Sabtu (23/05) kemarin.

Aksi tersebut terjadi setelah selesainya pelaksanaan upacara dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT)ke VIII KK.

Dalam aksinya ini, para mahasiswa menuntut agar Pemerintah Kota (Pemkot) dan Dekot segera mengambil langkah pasti untuk menghadirkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan  beasiswa bagi mahasiswa akhir studi. Selain itu, mereka (Mahasiswa_red) juga meminta kejelasan pembangunan Masjid Raya Baitul Makmur (MRBM) yang hingga kita tak kunjung selesai.

“Kami selaku control social ingin mempertanyakan kepada pemerintah kota kotamobagu terkait dengan kejelasan mesjid raya baitul makmur (MRBM) yang hingga saat ini belum juga terselesaikan pembangunannya. Selanjutnya mengenai pendidikan, supaya pemerintah dapat segera menghadirkan universitas negri dan memberikan beasiswa akhir studi untuk para mahasiswa” teriak Wahyudi Paputungan yang saat itu bertindak sebagai Orator.

Menanggapi hal tersebut, salah satu Anggota Komisi dua DPRD KK, Begie Ch Gobel langsung mengambil tindakan dengan memberikan penjelasan terkait dengan tuntutan para Mahasiswa,”Mengenai masalah PTN akan kami kawal. sebab salah satu persyaratan terbentuknya provinsi BMR harus ada PTN. Namun tentunya hal itu kami akan koordinasikan lagi dengan Pemkot Kotamobagu dan perlu disesuaikan dengan AKD (Alat Kelengkapan Dewan). Sebab, anggarannya dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) jelas Begie.

Sementara, untuk pembangunan MRBM sendiri, dirinya mengungkapkan bahwa saat ini sedang dilakukan pengerjaannya. Namun terkendala dengan belum rampungnya beberapa detail bangunan,”Pembangunan mesjid baitul makmur sedang di jalankan, tinggal beberapa detail yang akan dirampungkan,” ungkapnya.

Dari hasil pantauan suarasulut.co.id, Aksi ini juga sempat diwarnai saling dorong antara mahasiswa dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang saat itu tengah melakukan pengamanan.(Rama)

Tags:
author

Author: