Debet Air Danowudu Tinggal 15 Persen, Bitung Terancam Kekeringan

BITUNG,Suarasulutnews.co.id – Debet air pada sumber air Danowudu yang merupakan sumber air terbesar yang digunakan oleh warga Kota Bitung semakin memprihatinkan.Kondisi terkini sumber air tersebut telah mendekati kondisi terparah seperti pada tahun 80-an sehingga  Bitung saar mulai terancam kekeringan.

“Debit mata air Danowudu saat ini tinggal 15 persen dari kapasitas normal 115 liter per detik telah hilang,” ungkap Manajer Teknik PDAM Bitung, Raymond Luntungan ST, pecan lalu.

Sementara pada sejumlah mata air yang dikelola PDAM Bitung seperti di Kumersot, Rendeki dan lainnya, juga telah mengalami penurunan yang cukup memprihatinkan. “’Antisipasi PDAM saat ini  yakni segera mengoperasikan Water  Treatment Plant baru di Tendeki. Di samping itu penjadwalan pembagianair untuk wilayah-wilayah tertentu akan diberlakukan,” jelas Luntungan sembari meminta agar warga pelanggan dapat memaklumikondisi yang sedang terjadi saat ini.

Seperti diketahui, pada bulan September 2015 lalu, PDAM Bitung mencatat sumber air Danowudu  yang pada posisi normal mencapai 135 liter per detik, kini turun sangat drastis hingga 75 persen. Pada buklan September 2015 tercatat sumber air Danowudu kehilangan sekitar 75 persen dan kehilangan sekitar 25 persen. Sementara pada bulan Oktober mengalami penurunan lebih darstis lagi dimana saat ini kondisi sumber air Danowudu tersisa 15 persen. (estefanus)

Tags:
author

Author: