H Min 1 Pilgub,Pawaslu Sangihe Gelar Rakor Stekholder

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sangihe menggelar rapat koordinasi (Rakor) stockholder. Rakor yang berlangsung di Hotel Medina Tahuna

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sangihe menggelar rapat koordinasi (Rakor) steckholder. Rakor yang berlangsung di Hotel Medina Tahuna

TAHUNA,Suarasulutnews.co.id-Dimasa injuri time atau dimenjelang H min 1 Pilgub Sulut, Selasa (08/12) kemarin, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sangihe menggelar rapat koordinasi (Rakor) stockholder. Rakor yang berlangsung di Hotel Medina Tahuna tersebut, menghadirkan lembaga terkait seperti KPUD, Polres, Kodim,Kejaksaan serta pemerintah setempat dan personil Panawaslu Kecamatan serta Kelurahan/Kampung.

Ketua Panwaslu Sangihe, Sandrianto Sentinuwo kepada sejumlah wartawan mengatakan, agenda tersebut merupakan pertemuan terakhir sekaligus koordinasi sehari sebelum penceblosan, termasuk sebagai persiapan panwas kecamatan maupun pengawas tempat pemungutan suara (TPS) yang berkekuatan 514 orang melaksanakan tugas.

Disentil peluang terjadi serangan fajar oleh tim sukses calon, ia langsung menjamin hal itu sulit terjadi jika dilihat dari kekuatan pengawas TPS yang berjumlah 514 orang tersebut.

”Sulit terjadi serangan fajar, kecuali 514 pengawas TPS dan panwas lapangan lainya tak bekerja maksima,”tegasnya.

Sementara diberi kesempatan bicara di rakor oleh moderator, Pengky Dalengkade, Kasdim SaTal Mayor Infantri Hendrik Dareno menjamin pilgub di Sangihe bakal berlangsung kondusif dan aman, apalagi Kodim siap mengerahkan seleruh personilnya, termasuk Dandim juga akan turun lapangan.

”Kepada semua penyelenggara maupun lembaga terkait, silahkan bertugas di pilgub, Kodim berada dibelakang mendukung keamanan,”ungkap Dareno.

Hal senada juga dilontarkan perwakilan Polres Ipda Jopy Heakaya. Polisi kata dia telah melakukan pengawalan sejak pra pilgub hingga hari H sampai pada penghitungan suara serta pleno.

Lain halnya penyampaian perwakilan Kejaksaan, Purwanto SH saat mendapat giliran mengemukakan pendapat. Ia mengingatkan penyelenggara pilgub harus netral serta jangan mengada-ada terhadap suatu pelanggaran serta harus menseriusi jika menemukan ada pelanggaran dilapangan.
”Saya minta penyelenggara pilgub besikap netral, kalau ada pelanggaran langsung ditindak lanjut, dan jangan mengada-ada kalau tidak ada pelanggaran karena itu bentuk kriminalisasi,”ujar Purwanto.

Dari pihak KPUD yang diwakili Ketua Devisi Hukum Jack Seba, menginformasikan pilgub siap digelar, termasuk seluruh logistik sudah terdistribusikan hingga ke pulau-pulau. Usai rakor, dilanjutkan dengan kegiatan pemantapan kesiapan panwas kecamatan sekaligus dengan pembangian uang makan dan transport pengawas TPS yang akan bertugas pada hari H.(fb)

Tags:
author

Author: