Kurang Penjual Pernak-Pernik Natal dan Tahun Baru

Kurangnya Kehadiran Pedagang Kaki Lima Menjual Pernak Pernik Natal

Kurangnya Kehadiran Pedagang Kaki Lima Menjual Pernak Pernik Natal

AMURANG,Suarasulutnews.co.id-Sudah memasuki 7 hari di Bulan Desember,di pusat perbelanjaan di pusat Ibukota Kabupaten Minsel-Amurang tidak seperti tahun-tahun kemarin,begitu ramai masyarakat menyambut Hari Natal dan Tahun Baru,serta pernak-pernik mulai banyak penjajah menjajahkan pernak-pernik Natal,baik dipertokoan maupun di sepanjang jalan.

Kepada media ini masyarakat Amurang mengatakan,bahwa tahun ini bedah dengan tahun kemarin,karena kurangnya penjual pernak-pernik Natal dan tahun Baru.

“Memang,tidak seperti tahun-tahun kemarin banyaknya penjual pernak-pernik di pasar Amurang atau dibeberapa tempat yang menawarkan pernak-pernik Natal,”kata Ruddy Durandt kepada media ini.

Pantauan media ini,apa yang dikatakan masyarakat Minsel ternyata itu benar.Seperti biasanya tahun-tahun kemarin sudah memasuki bulan Desember para pedagang sudah menawarkan pernak-pernik Natal, baik dari jumlah ratusan ribu hingga capai jutaan rupiah.

“Hiasannya sangat mahal,jika itu kelihatan indah dan menggiurkan kami masyarakat.Kebutuhan menyambut Natal di tahun 2015 sangatlah berbedah dengan Natal tahun yang sudah lewat,”ujar Durandt.

Salah satu pedagang yang menjual pernak-pernik Natal, saat diwawancarai media ini mengungkapkan bahwa,untuk pernak-pernik Natal tahun 2015 memang sangat berbedah dengan tahun-tahun kemarin saat menjualnya.

“Tahun kemarin ada yang harganya sangat murah dan bisa di jangkau masyarakat,tetapi sekarang cukup tinggi harganya, Karen akualitasnya sangat bagus,”ujar Yanto pedagang yang sudah lebih dahulu menjual pernak-pernik Natal.(jaan)

Tags:
author

Author: