Pemerintah Harus Segera Hentikan Impor Beras

Jakarta,Suarasulutnews.co.id-Pemerintah jangan melakukan impor beras untuk raskin secara terus menerus dan harus dibatasi sampai tahun 2016 tahun ini saja. Walaupun beras impor dari Thailand ini kualitasnya cukup bagus namun jangan mengimpor beras lagi dari luar.
Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi IV DPR Ibnu Multazam pada saat sidak ke Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara Rabu (20/1) sore.
Ibnu Multazam yang memimpin langsung sidak ke Pelabuhan Tanjung Priok mengatakan, bahwa pada tahun 2016 akhir pemerintah tidak boleh lagi melakukan impor beras. Sehingga Perum Bulog itu harus segera memaksimalkan penyerapan beras dari petani local. “ Ini pengalaman terakhir impor beras,” tegas Ibnu.
Dia mempertanyakan, Komisi IV DPR akan mengevaluasi kebijakan pemerintah mengimpor beras sekarang ini, kenapa Bulog itu tidak mampu menyerap beras dari petani lokal sebanyak-banyaknya.
Pasalnya, target tahun 2016 ini, penyerapan Bulog baik beras maupun gabah itu hanya empat juta sembilan ratus ton. “ Jika estimasinya seperti ini secara terus-menerus, kita ini bisa dipastikan akan selalu mengimpor beras lagi,” ujarnya.
Mengenai masih banyaknya daerah yang menolak impor beras dari luar, itu boleh-boleh saja kalau memang stok Bulog di gudang-gudang daerah masih cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar. Tetapi jika stok beras di Bulog masih kurang seperti di wilayah DKI Jakarta, maka harus dipenuhi dengan impor.
Politisi PKB ini menegaskan kembali jika estimasi Kementerian Pertanian menganggap surplus, maka hal ini harus tetap dikaji ulang. Namun jika hal ini sudah ada komitmen dari pemerintah dengan Thailand dan Vietnam untuk mengimpor satu juta ton untuk tetap menjaga stok pangan dalam negeri bisa dimaklumi.
“ Tetapi menurut saya ya hanya kali ini saya impor beras dari luar. Secara riil impor beras dari luar tahun ini harus dihentikan sambil melihat ramalan panen petani lokal yang akan dating,” pungkas Multazam. (spy,mp), foto : spy/parle/hr.
Sumber:dpr.go.id

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.