Petani Asal Tokin Tewas Dengan Kepala Nyaris Putus dan Usus Terburai

Sesosok mayat yang terbujur kaku di dalam lobang tempat pemanggang kelapa (tempat fufu).

Sesosok mayat yang terbujur kaku di dalam lobang tempat pemanggang kelapa (tempat fufu).

Amurang,Suarasulutnews.co.id-Peristiwa yang menghebohkan kembali terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan, tepatnya Desa Tokin Kecamatan Motoling Timur, pada Rabu 2/3-2016 sekitar Pukul 16 : 30 Wita, sesosok mayat yang terbujur kaku di dalam lobang tempat pemanggang kelapa (tempat fufu).
Temuan mayat tersebut sempat menghebohkan masyarakat sekitar Desa Tokin,karena mayat yang di temukan oleh Ibu Join Tilaar merupakan Suaminya sendiri, Bapak Joppy Aseng (47) jaga 7 yang Sudah terbujur kaku di perkebunan Desa Tokin atau yang biasa di sebut masyarakat kebun Taki pada lobang tempat Pemanggang buah kelapa dengan posisi tersandar.
Informasi yang kami dapat, seperti biasa Joppy menjalankan aktifitasnya seperti biasa untuk pergi kekebun mereka yang tidak berjauhan dari perkampungan, hari itu sekitar Pukul 8 pagi bapak Joppy dari rumah menuju kekebun, namun sejak pergi kekebun dari pagi hari hingga menjelang sore bapak Joppy belum juga pulang, mengingat hari Sudah menjelang sore bapak Joppy belum pulang makan, dengan tidak merasa curiga sang istri menuju kekebun untuk memanggil sang Suami, namun setibanya di kebun bukannya menemukan sang suami sedang bekerja melainkan telah menjadi mayat dengan luka tebasan benda tajam di bagian kepala dan perut.
Bak petir di siang bolong ketika istrinya melihat sang suami telah terbujur kaku dengan kepala nyaris Putus dan usus terburai langsung minta tolong pada warga setempat, teriakan sang istri terdengar oleh warga Desa tokin, mengingat kebun tersebut tidak berjauhan dengan perkampungan, mendengar teriakan tersebut warga langsung berbondong-bondong menuju ke tempat teriakan sang ibu tadi.
Setelah melihat kejadian tersebut, warga Desa Tokin langsung melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian yang berada di Kecamatan Motoling Timur, ketika mendapat laporan dari warga pihak kepolisian langsung menuju TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk mengevakuasi korban untuk di bawalarikan ke rumah sakit Kalooran Amurang.
Igel Aseng salah satu kerabat keluarga korban yang tidak lain adiknya sendiri mengatakan, setahu kami, kakak kami tidak ada perselisihan dengan orang lain, dia Joppy-red rajin mengikuti Ibadah, untuk itu kami menghharapkan pihak kepolisian dapat mengusut apa sebab kematian kakak kami, kami tidak menuduh kakak kami di bunuh, tapi, apabila ini sengaja di bunuh tangkap pelaku tersebut dan di beri hukuman seberat-beratnya.
Kapolres Minahasa Selatan AKBP Benny Bawensel saat di konfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP. M. Ali Tahir saat berada di kamar mayat Rumah Sakit Kalooran Amurang mengatakan, saat ini kami dari pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak Dokter.

” Tunggu saja hasil dari dokter penyebab kematian,”ucapnya.(jaan)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply