Kawasan Wisata Di Bolmong Butuh TRC Untuk Batu Kemanan Pengunjung

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong, Channy Wayong

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong, Channy Wayong

Bolmong,Suarasulutnews.co.id – Antusias wisatawan berkunjung di kawasan wisata yang terdapat di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) memang cukup tinggi, terutama di saat datangnya waktu libur, sanyangnya. Keamanan dari para wisatawan belum begitu di perhatikan serius. sementara salah satu faktor para wisatawan ingin berkunjung ke suatu objek wisata adalah jaminan keamanan. Terutama, objek wisata pantai. Sebab, tak jarang objek wisata pantai memakan korban pengunjung tenggelam.

Di Bolmong sendiri, objek wisata pantai yang ada di pesisir Pantai Utara (Pantura) tidak dilengkapi dengan relawan Tim Reaksi Cepat (TRC). Bahkan, akhir tahun lalu, seorang gadis pengunjung Pantai Bungin di Desa Motabang Kecamatan Lolak tenggelam saat menaiki wahana banana boath. Gadis asal Kelurahan Gogagoman, Kota Kotamobagu itu akhirnya tenggelam dan ditemukan tewas.

Sala satu tokoh Pemuda Bolmong Altap Mokodompit mengatakan, guna meminimalisir kecelakaan hingga jatuhnya korban jiwa di lokasi wisata, sudah selayaknya di tempatkan Tim Reaksi Cepat (TRC).
“Menurut saya, jaminan keamanan bagi wisatawan saat berada di lokasi wisata menjadi pertimbangan para wisatawan yang ingin berkunjung. Sayang, objek wisata seperti pantai di Bolmong belum dilengkapi sistem keamanan seperti TRC,” katanya, senin (25/4).

Menanggpi hal  itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong, Channy Wayong, mengatakan kala persoalan tersebut memang menjadi perhatianya juga. Namun menurutnya, keterbatasan personel BPBD saat ini membuat objek wisata belum dilengkapi TRC.
“Personil kami yang tersedia saat ini masi terbatas,” katanya.

Meski demikian, Ke depan, lanjut Ceni, pihaknya berencana merekrut relawan TRC guna disebar di seluruh objek wisata.
“Ke depan kita akan merekrut TRC. Karena, ini juga menjadi salah satu faktor utama para wisatawan lokal maupun asing untuk datang berkunjung ke objek wisata di Bolmong,” katanya.

Selain itu, pihaknya berencana menyiapkan informasi menyangkut kebencanaan di kawasan objek wisata daerah pesisir.
“Saat ini, TRC lingkup kerjanya baru sebatas menangani bencana alam, baik itu banjir, tanah longsor maupun lainnya. Sehingga ke depannya akan dilibatkan masyarakat umum khususnya yang bermukim di lokasi wisata untuk informasi kebencanaan,” ujarnya.

Menurutnya, perekrutan TRC dan relawan di kawasan wisata sangat penting dilakukan untuk mencegah sedini mungkin dampak negatif yang bakal terjadi.
“Setidaknya masyarakat bisa merasa nyaman berwisata di lokasi pesisir. Kemungkinan besar lonjakan pengunjung datang berwisata bakal meningkat dengan adanya TRC ini,” katanya. (Sulhan).

 

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.