Akibat Banjir Sebagian Rumah Milik Warga di Hantam Ombak

Akibat Banjir Satu Rumah Milik Warga di Pesisir Pantai Rusak Para,sehingga dibutuhkan perbaikan


Akibat Banjir Satu Rumah Milik Warga di Pesisir Pantai Rusak Para,sehingga dibutuhkan perbaikan

Amurang-Banjir dan tanah longsor yang menghantam kepulauan Sangihe dan sekitarnya tepatnya pada,Selasa(21/6)Banjir sekitar  pukul 05.30 wita,ternyata juga berdampak sangat serius di pesisir pantai Daerah Kabupaten Minahasa Selatan,yang tepatnya di kelurahan Ranoiapo kecamatan Amurang.

Pantauan media ini,tampak warga pesisir pantai yang belum saja ada pengaman pantai,sehingga ada beberapa titik rumah milik warga yang dihantam banjir,sehingga warga mulai ketakutan,sehingga meninggala rumah milik mereka.

“Kan belum ada pengaman pantai,sehingga rumah kami dihantam ombak yang cukup besar,”ujar beberapa warga yang rumahnya dihantam ombak.

Oleh sebab itu warga mengharapkan kepada pemerintah Kabuaten untuk dapat memperhatikan nasip beberapa warga yang tepat berada di pesisir pantai yang hingga saat ini belum juga ada perlindungan untuk memasang pengaman pantai.

“Ya,kami warga sangat mengharapkan agar segerah memasang pengantai pantai bagi kami sebagian keluaraga yang ada tepat dipesisir pantai,agar kami terlindung,”kata warga.

Tetapi menurut warga pada hari selasa(21/6)saat itulah warga sangat ketakutan karena adanya ombak yang sangat besar,wargapun sangat kebingungan untuk meminta pertolongan.

“Sehingga pada besoknya Rabu(21/6),ada alat yang sementara mengerjakan pengaman pantai menolong beberapa rumah milik warga,sehingga beberapa batu yang sangat besar akhirnya bisa menolong,”ujar warga .

Ditempat terpisah wilayah Suluun-Tareran,terpantau ada beberapa tanah longsor tetapi tidak begitu parah,apalagi jalan penghubung Desa Suluun ke Talaitad ada sedikit longsor yang terjadi.

“Semuanya itu langsung dikerjakan oleh warga,agar akses penghubung antara desa ke desa lainnya aman dan lancar.Untuk di daerah pemukiman yang tepatnya di Desa Suluun empat terjadi longsor,itujuga sudha dikerjakan lewat gotong royong oleh warga sekitar,”kata Kepala Kecamatan Suluun-Tareran Vecky Rondonuwu kepada media ini

Bupati Minahasa Selatan Christiany Euginia Paruntu SE dan Wakil Bupati Franky Donny Wongkar SH,melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Danny Rindengan Msi saat dihubungi oleh media ini menghimbau kepada warga yang mendiami pesisir pantai dan yang pegunungan untuk mewaspadai jika terjadinya ombak besar dan tanah longsor.

“Saya mewakili Bupati Christiany Euginia Paruntu SE dan Wakil Bupati Franky Donny Wongkar SH,mengihmabu kepada warga untuk berhati-hati disaat musim penghujan ini,karena Daerah Minsel sering terjadi tanah longsor yang cukup parah,olehs ebab itu berhati-hatilah ,”himbau Sekda Minsel Drs Danny Rindengan Msi.(jaan)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.