Perindagkop-UMKM Pantau Harga Produk Tol Laut

Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Olden Lahamendu SE BST MSi

Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Olden Lahamendu SE BST MSi

Tahuna-Dinas Perindusrian Perdagangan Koperasi Usaha Menengah Kecil Mikro (Perindagkop-UMKM) Sangihe sejak awal pekan melakukan pemantauan harga barang, lebih khusus produk yang masuk damal program Geray Maritim atau Tol Laut. Hal ini dikatakan Kasis Perindagkop-UMKM Sangihe, Olden Lahamendu kepada sejumlah wartawan, Jumat (01/07) kemarin.

”Pemantauan harga ini juga terkait dengan Program Tol Laut dimana sampai saat ini kapal tol laut sudah dua kali membawa barang dari Surabaya dan Makasar ke Sangihe,”ungkapnya.

Sementara dari hasil pantauan lapangan terhadap produk tol laut yang saat ini masih terbatas pada 3 produk, menurut Lahamendu sudah terjadi penurunan yang signifikan, seperti semen tonasa yang biasanya dari distributor Rp 78 ribu per sak tinggal Rp 71 ribu dan dimasyarakat menjadi Rp 74 ribu, semen tiga roda dari Rp 84 ribu harga distributor menjadi Rp 79 ribu, dimasyarakat Rp 80 ribu, Semen Bosowa, harga distributor dari Rp 72 ribu turun Rp 68 ribu dan dimasyarakat Rp 71 ribu.

Penurunan juga terjadi pada beras berkualitas baik dari harga distributor Rp 13 ribu per kilogram menjadi Rp 9 ribu dan dijual dipasaran Rp 11 ribu serta tepung yang biasa distributor Rp 8000 turun menjadi Rp 7000 dan dijual dipasaran Rp. 8000.

Dengan adanya penurunan produk tol laut tersebut, Lahamenu juga memastikan untuk kedepan tidak hanya 3 produk, tapi produk lainnya juga akan turut dimasukkan hingga perbedaan harga barang di pulau Jawa dan di Sangihe tidak akan jauh berbeda.

”Jadi tak hanya 3 produk, kedepan akan diupayakan produk lainnya dalam tol laut,”ujarnya.(feleh)    

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.