Bupati Buka Pelatihan Keterampilan Bagi Keluarga Miskin Melalui KUBE

Nampak Bupati saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan

Nampak Bupati saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan

Boltim – Bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Tutuyan II Kecamatan Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), pada Selasa (02/08) siang tadi, Bupati Sehan Landjar resmi membuka Kegiatan Pelatihan Keterampilan berusaha bagi keluarga miskin.

Kegiatan yang bertujuan memberikan gambaran kepada Kelompok penerima bantuan tentang koordinasi antara pengurus dan anggota dalam menggunakan barang bantuan yang diberikan ini, di prakasai oleh Dinas Sosial (Dinsos) Boltim melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) tahun anggaran 2016.

Bupati Boltim yang sempat memberikan sambutan turut mengapreaiasi sekaligus menyebutkan sedikitnya tiga sasaran utama dari program pelatihan keterampilan tersebut, dimana semuanya menyangkut kesejahteraan masyarakat.

“Pada dasarnya ada tiga sasaran utama dari program ini, yakni pertama, menurunkan  angka penduduk yang mempunyai kemampuan ekonomi menengah kebawah; kedua, mengurangi angka pengangguran; dan ketiga, mensejahterakan masyarakat.” ungkap Bupati.

Lanjut ia katakan, setiap tahun ada pemberian bantuan kepada kelompok melalui program KUBE ini. Dan untuk tahun ini, ada sekitar 65 kelompok yang akan menerima bantuan.”Jadi, ada 650 orang tiap tahunnya yang luput dari kesalahan. Artinya mereka itu diselamatkan oleh Pemda (Pemerintah Daerah) lewat program KUBE ini,” ujarnya.

Turut ditambahkannya pula jika, koordinasi yang baik antar pengurus kelompok dan Pemda dalam hal ini Dinas terkait sangatlah diperlukan,”Sebab, dikhawatirkan jangan nanti pemberian bantuan akan salah sasaran.” tambah Sehan.

Diapun berharap agar para peserta perwakilan dari masing – masing kelompok, dapat mengikuti kegiatan dengan sebaik – baiknya. Sehingga hal ini dapat di terapkan dalam usaha yang dijalankan.

Sementara, Kepala Dinas Sosial, Saiful Umbola menerangkan, selain koordinasi antar anggota kelompok, pelatihan tersebut juga memberikan penjelasan mengenai komitmen pelaku usaha untuk dapat tetap menjalankan usahanya.

“Selain sebagai sarana untuk menciptakan dan membicarakan permasalahan permasalahan maupun pengembangan KUBE dimasa mendatang, pelatihan ini juga bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang komitmen dalam membangun usaha demi kesejahteraan Kelompok agar usaha dapat berjalan terus menerus,” terang Umbola, Selasa (02/08) siang tadi.(Dhyrta)

Tags:
author

Author: