Pasca Pendaftaran, Suhu Pilkada Sangihe Adem

Ketua KPUD Sangihe, Elyse Sinadia S.Pd

Ketua KPUD Sangihe, Elyse Sinadia S.Pd

Tahuna-Memanasnya suhu Pilkada Sangihe 2017 sudah berlangsung sekian bulan sebelum KUPD membuka pendaftaran pasangan bakal calon (Bapaslon), 19 – 23 September lalu. Namun pasca pendaftaran Bapaslon yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Drs. H.R. Makagansa MSi – dr. Fransiskus Andy Silangen SPB  (MaSi) serta Jabes Ezar Gaghana SE,ME – Helmud Hontong SE (Me-Gahagho) yang diusung Golkar dan Hanura, suhu politik kini terkesan adem ayem.

Tak hanya itu, bendera parpol pengusung, seperti bendera Partai Golkar dan PDIP yang sempat berbulan-bulan menghiasi kawasan Boulevard Tahuna, satu-persatu juga telah dicabut oleh pendukung masing-masing.

”Sepertinya agak turun tensi politik pilkada, apalagi bendera warna kuning dan merah yang biasa ramai di bolevard, kini tinggal bebeerapa saja yang terpajang,”ungkap beberapa warga Tahuna.

Warga juga mengakui masing-masing pendukung yang sebelumnya memanas dan enggan saling  menegur, juga sudah mulai normal kembali meski hubungan keakraban itu masih belum normal seratus persen.

”Sudah, torang so jaga ba kumpul ulang babacarita meski suasananya belum normal seperti sebelumnya. Mudah-mudahan jo suasana keakraban seperti itu tidak akan terganggu hanya karena perbedaan di pilkada,”ujar warga Sawang Bendar Tahuna, Julius Patuwo.

Sementara itu informasi dari Ketua KPUD Sangihe, Elyse Sinadia SPd, hari Selasa (04/10) kemarin, merupakan batas akhir tahapan kelengkapan berkas Bapaslon, dan dipastikan kedua Bapaslon, MaSi maupun Me-Gahagho telah melengkapi berkas administrasinya.

“Hari ini (Kemarin) sampai pukul 12 tengah malam batas akhir perbaikkan berkas Bapaslon,”kata Sinadia.(eleh)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.