YAKI Kampanye Stand Informasi Pasar

Tampak Yayasan Selamatkan Yaki Indonesia (YSYI) lewat bagian Edukasinya mengadakan Kampanye dalam bentuk Stand Informasi pasar

Tampak Yayasan Selamatkan Yaki Indonesia (YSYI) lewat bagian Edukasinya mengadakan Kampanye dalam bentuk Stand Informasi pasar

Amurang-Minahasa selatan merupakan salah satu kabupaten yang secara rutin menyelenggarakan perayaan kuncikan akhir tahun.

Menyambut perayaan ini maka Yayasan Selamatkan Yaki Indonesia (YSYI) lewat bagian Edukasinya mengadakan Kampanye dalam bentuk Stand Informasi pasar. Tujuan dari adanya stand informasi ini adalah untuk menyebarluaskan informasi tentang satwa dilindungi yang ada di Sulawesi utara khususnya Yaki (Macaca nigra) yang biasa dikenal oleh masyarakar Minahasa Selatan dengan nama Wolay.

Stand informasi yang didirikan di sekitar pasar Amurang ini mendapatkan perhatian yang luar biasa dari masyarakat karena acara seperti in baru pertama kali digelar di Amurang. Dibantu oleh Duta Yaki dari SMA dan Christy Jeanette Kamasi Duta yaki Cantik dari Toar Lumimuut Minsel 2016, masyarakat memperoleh informasi tentang Yaki, mengapa Yaki dilindungi, apa penyebab yaki hampir punah, Yaki Cuma ada di Sulawesi Utara (habitat aslinya) tidak ada di tempat lain di belahan bumi ini. Respons dan Perhatian masyarakat dari acara ini sangat baik karena banyak dari mereka baru tahu informasi tentang Yaki, dan pemahaman yang bertambah karena selama ini belum ada sosialisasi seperti ini dilakukan di Amurang.

Kegiatan stand Informasi ini diminati juga oleh anak anak karena disediakan alat gambar untuk mereka bermain sambil belajar tentang satwa dan hutan serta lingkungan hidup pada umumnya. Kesan dari duta Yaki SMA Minahasa selatan ketika mereka bertugas adalah, mereka sangat antusias dan gembira bisa bekerja dan terjun langsung kepada masyarakat umum pengunjung pasar untuk menyebarkan pesan pesan pelestarian alam sulawesi utara yang sangat khas ini.

Meistina Sondakh, Brayen Walintukan, Andre Lapod, Megalisa Worotitjan adalah sebagian duta yang hadir serta dibantu oleh Duta Christy Jeanette Kamasi Duta yaki dan Morits Lombogia dari Toar Lumimuut Minsel 2016 serta Duta kehormatan Krestian Gigir.

Pasar Amurang barulah langkah awal dari Team YSYI untuk menyebarluaskan pemahaman tentang pentingnya satwa liar bagi kehidupan manusia. Masih banyak pasar lagi yang akan dikunjungi oleh Team, sejauh ini pengakuan masyarakat sangat positif karena sudah tidak mengkonsumsi yaki lagi.(jaan)

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.