KUT Dominasi Koperasi Macet di Sangihe

Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Perindagkop dan UMKM) Olden Lahamendu BST SE MSi

Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Perindagkop dan UMKM) Olden Lahamendu BST SE MSi

Tahuna-Menyusul adanya penertiban koperasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, ternyata koperasi yang valid atau yang macet kegiatannya, didominasi Koperasi Usaha Tani (KUT).

Hal ini ditegaskan Kadis Koperasi Kabupaten Kepulauan Sangihe, Olden Lahamendu, Rabu (15/03) kemarin. Penertiban koperasi tersebut menurut mantan Kadis Pendapatan Pengelolaan Kas dan Aset Daerah (PPKAD) Sangihe itu, merupakan kebijakkan pusat dan daerah dalam rangka mengembangkan koperasi masyarakat yang masih aktif, termasuk untuk mengidentifikasikan bantuan pusat bagi koperasi yang aktif.

Selain melakukan penertiban, saat ini Dinas Koperasi juga tengah menyiapkan program khusus bagi pengembangan koperasi, yakni melalui pembinaan pengawasan dan pemberdayaan maupun pelatihan-pelatihan.

”Saat ini kami sedang menyiapkan program untuk pengembangan koperasi yang kemudian dilanjutkan dengan mengupayakan turunnya dana alokasi khusus (DAK) koperasi,”ungkap Lahamendu.

Yang menarik, untuk kredit usaha rakyat (KUR) kata Lahemendu, juga sudah bisa difasilitasi melalui koperasi,dan diharapkan masyarakat yang saat ini proaktif dengan kegiatan usahanya dapat membentuk koperasi agar dapat difasilitasi (KUR).

”Dalam waktu dekat ini juga kami akan ke Jakarta mengikuti rapat koordinasi nasional tentang koperasi yang didalamnya kami akan membawa usulan yang terkait dengan pengembangan koperasi di Sangihe,”ujarnya seraya menambahkan, koperasi aktif yang terisa saat ini hanya 109 dari 212 yang sempat menurun menjadi 181.(eleh)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.