Bupati Tetty:Saya akan siapkan 200 hektar untuk bisa dikelolah

Sambutan Bupati Christiany Euginia Paruntu,SE,dihadapan pengusaha pakan ternak dan pembeli jagung terbesar di Indonesia yang tergabung Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) Indonesia

Sambutan Bupati Christiany Euginia Paruntu,SE,dihadapan pengusaha pakan ternak dan pembeli jagung terbesar di Indonesia yang tergabung Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) Indonesia

Amurang-Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan(Minsel) yang dipimpin Bupati Christiany Euginia Paruntu,SE dan Wakil Bupati Franky Donny Wonkar,SH,terus meningkatan perekonomian bagi wraga yang mendiami Daerah ini.

Buktinya, pengusaha pakan ternak dan pembeli jagung terbesar di Indonesia yang tergabung Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) Indonesia,mengunjungi Kabupaten Minsel dan langsung melihat keberadaan daerah ini.

Bupati Christiany Euginia Paruntu,SE,kepada sejumlah media mengatakan,bahwa pemkab akan menyiapkan lahan.

“Saya akan siapkan lahan 200 hektare untuk bisa dikelolah. Pokoknya untuk meningkatkan kesejahteraan petani, pemerintah akan mendukungnya,” kata Tetty ketika kepada Pengurus KSU Bersinar usai membuka Rapat, kemarin.

Bupati 2 periode ini mengaku salut dengan program KSU Bersinar karena penanaman jagung yang dilakukan petani semuanya ditanggung oleh koperasi.

” Program ini sangat baik sebab bibit, pupuk, biaya selama pemeliharaan diberikan oleh koperasi. Bahkan hasil panen langsung dibeli,” ujar bupati yang terus melakukan terobosan demi mensejahterakan rakyat Minsel.

Tidak hanya lahan, bupati yang sangat merakyat ini memberikan dukungan dengan memfasilitasi penggunaan alat mesin pertanian.

“Silakan gunakan. Kan alat ini peruntukkan bagi petani yang melakukan penanaman,” tambah politisi handal ini.

Sebelumnya di hadapan pejabat Kementerian Pertanian, para pengusaha pakan ternak dan pembeli jagung terbesar di Indonesia yang tergabung Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) Indonesia, Tetty mengatakan Minsel menyediakan 50 ribu Ha lahan jagung.

Dan saat ini yang sudah siap panen (Juli, Agustus, September) di lahan seluas 37.530 ha. Hal senada dikatakan Kadis Pertanian Minsel Frans Tilaar, SP MSi. Menurutnya lahan tanam tersebut tersebar di lahan kebun kelapa 29 ribu Ha dan lahan ladang 35 ribu Ha. Karena pihaknya sesuai komitmen bupati akan terus menggenjot penanaman jagung sehingga target penanaman di lahan seluas 50 ribu Ha bisa tercapai.

Di sisi lain Refly Assa (Bapak Angkat) yang didampingi Sekretaris KSU Bersinar Robby Mintje menjelaskan, salah satu unit usahakan yang dilakukan adalah penanaman jagung yang melibatkan petani. Program yang dinamakan Agrimilu Mulia ini melibatkan bank, pengusaha (bapak angkat), koperasi dan petani.

“Pembiayaan program kredit murni. Dimana bapak angkat menjaminkan aset untuk mendapatkan kredit di bank. Dana yang dikucurkan dikelola oleh koperasi dan disalurkan ke petani berupa pembelian bibit dan pupuk minimal 2 kali.

“Para petani saat mengelola lahan diberikan gaji per hari. Setelah panen, hasilnya dibeli oleh koperasi,” jelas Refly dan Robby sambil mencontohkan penanaman yang dilakukan di Kanonang, Tompaso, Kakas dan sosialisasi di Marinsow Likupang Timur.(arum)

Tags:
author

Author: