Gaghana : Kapitalaung Jangan Tergiur Banyaknya ADD

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Gaghana SE,ME

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Gaghana SE,ME

Tahuna-Menyusul sedang dilakukan proses administrasi pencairan anggaran dana desa (ADD) oleh masing-masing kampung, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Gaghana SE,ME meminta para Kapitalaung segera menuntaskan laporan pertanggung jawaban (LPJ) ADD tahun sebelumnya.

Percepatan LPJ tersebut sebagai persyaratan untuk mempercepat pencairan ADD tahap pertama tahun 2017 ini. Desakkan Bupati juga berkaitan dengan besaran ADD yang tergolong fantastis yang mencapai hingga Rp 1,2 miliyar untuk setiap kampung serta untuk percepatan serapan ADD yang sangat penting dalam menunjang kemajuan pembangunan maupun perekonomian desa.

”Saya berharap pencairan ADD tahap I segera terealisasi mengingat serapan ADD sangat penting untuk membiayai berbagai program pembangunan dimasing-masing kampung,”kata Bupati pada acara tatap muka Bupati dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dengan para Kapitalaung belum lama ini.

Yang menarik, dikesempatan itu Bupati juga menyentil adanya kabar yang berkembang soal SPJ fiktif. Bupati bahkan meminta Kapitalaung yang terindikasi terlibat pembuatan SPJ fiktif segera melakukan perbaikkan jika tidak berlanjut pada persoalan hukum.

”Tentang ADD adalah tanggung jawab Kapitalaung, dan saya mendengar ada SPJ fiktif, tolong segera diperbaiki. Saya juga mengingatkan Kapitalaung jangan tergiur dengan jumlah ADD yang banyak,sebaliknya manfaatkan dengan baik dan benar demi kemajuan kampung,”tegas Bupati.

Sementara meski sudah 60 persen dari Rp 160 miliyar lebih ADD sudah masuk di kas Pemkab Sangihe, hingga awal Juli 2017 belum ada satu pun dari 145 kampung di Sangihe yang mencairkannya.

Hal ini dibenarkan Kepala Bidang Anggaran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Abednejo Hapendatu dikonfirmasi sejumlah wartawan.

”Kalau untuk ADD dananya sudah ada di kas pemkab,namun untuk pencairannya belum ada yang melakukannya, sebab hingga saat ini belum ada kampung yang memasukkan SPJ,”ujar Hapendatu yang juga menambahkan, yang baru dicairkan sejumlah kampung baru-baru ini hanya tunjangan aparat kampung.(eleh)

Tags:
author

Author: