Anti Hoax yang telah dilakukan TP-PKK Provinsi Sulut.

TP-PKK Kota Bitung deklarasi dan sosialisasi Perempuan Slut Hebat, Anti Hoax yang telah dilakukan TP-PKK Provinsi Sulut.

TP-PKK Kota Bitung deklarasi dan sosialisasi Perempuan Slut Hebat, Anti Hoax yang telah dilakukan TP-PKK Provinsi Sulut.

Bitung-Perempuan  dinilai sebagai kaum yang sangat mudah terpengaruh dengan berita hoax atau berita  (sesat) bohong .Upaya untuk mencegah agar perempuan tidak terpapar dengan berita hoax, maka TP-PKK Kota Bitung segera menindaklanjuti deklarasi dan sosialisasi Perempuan Slut Hebat, Anti Hoax yang telah dilakukan TP-PKK Provinsi Sulut.

Pasalnya, banyak berita yang berseliweran dengan bebas saat ini, ternyata tidak benar atau berita hoax. Hal ini pula yang mendorong TP-PKK Kota Bitung di bawah pimpinan Ny Khouni Lomban-Rawung untuk mendeklarasikan Perempuan Anti Hoax.

“Perempuan Bitung hebat, stop berita hoax,” tandas Khouni pada kesempatan kegiatan Car Free Day (CFD), bersama anggota TP PKK Kota Bitung,  Dharma Wanita Persatuan Kota Bitung,  dan istri-istri anggota Forkopimda beserta organisasinya, wanita Gereja, Majelis Ta’lim, Perempuan Adat Kota Bitung  mewakili seluruh perempuan Kota Bitung sekaligus  mendeklarasikan Perempuan Bitung Hebat Anti Hoax dengan membaca dan menandatangani naskah deklarasi yang di saksikan oleh ribuan orang yang hadir.

“Berita hoax di medsos sangat meresahkan, untuk itu kami tim penggerak PKK Kota Bitung merasa terpanggil untuk ikut ambil bagian memerangi hoax bukan hanya di media sosial,  tetapi dalam kehidupan kita sehari-hari,” ungkap Khouni.

Sementara Walikota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban dalam sambutannya mengatakan,  penyebaran informasi yang tidak benar atau hoax sudah menjadi viral di media belakangan ini terutama di media sosial, sehingga sangat meresahkan berbagai kalangan,  bahkan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

“Oleh karenanya kota Bitung dimulai dari Kaum Perempuan, sehingga perempuan dapat memulai kampanye anti hoax ini mulai dari organisasi terkecil yaitu keluarga, yg secara tidak langsung juga di dukung oleh kaum pria,” ujar Khouni.

Lebih lanjut disampaikannya kepada semua kalangan  untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi, karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Walikota  Maurits Mantiri, Sekretaris Daerah Audy Pangemanan, Forkopimda, Anggota DPRD, Ketua Dharma Wanita Ny Rinny Pangemanan-Tinangon, Para Kepala Perangkat Daerah, Organisasi Wanita, para  Wartawan, ASN, THL, Siswa Siswi SD SMP SMU/K dan masyarakat. (estefanus)

 

Tags:
author

Author: