Diduga Depresi,Staf Kelurahan Tona Nekat Gantung Diri

Kapolres Sangihe AKBP I Dewa Made Adnyana SIK, SH,MH

Kapolres Sangihe AKBP I Dewa Made Adnyana SIK, SH,MH

Tahuna-Salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kesehariannya bekerja di kantor kelurahan Tona I Kecamatan Tahuna Timur, NS alias Wati (52) nekad mengakhiri hidupnya dengan seutas tali.

Kejadian ini terjadi Selasa (28/11) sekira pukul 07.30 Wita, tepatnya dirumah keluarga Dalinda-Samalam di kelurahan Tona I Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dari sumber keterangan saksi sebagaimana yang dituturkan Ros Samalam (kakak korban), sekitar pukul 06.30 Wita ketika sedang berada di dapur untuk menyiapkan sarapan pagi, ia tak melihat korban yang biasanya rutin bagun setiap subuh.

Akhirnya saksi membuka pintu kamar korban dan secara mengejutkan menemukan korban dalam keadaan berdiri dengan posisi tertutup oleh kain jendela kamar.

“Saat melihat adik saya berdiri dekat jendela langsung saya dekati,tetapi saat dipegang tubuhnya sudah dingin dan kaku. Akhirnya saya berteriak memanggil suami dan anak untuk segera membantu melepaskan tali yang terjerat dileher adik saya ini,”ungkap saksi.

Ditambahkannya, suaminya juga turut memeriksa korban bersama warga yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), disitulah dinyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia.

“Suami dan warga berupaya menurunkan adik saya dengan cara memotong tali yang terikat dilehernya sekaligus membaringkannya ditempat tidur,”ujarnya.

Sementara mendapat kabar tersebut, Mendengar kabar tersebut, Polres Sangihe langsung terjun ke TKP sambil mendapatkan keterangan dari beberapa saksi, namun sayangnya pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi, meski korban sempat dilakukan VER di RSUD Liun Kendahe Tahuna.

Dari dugaan, korban nekat gantung diri karena depresi dengan penyakit asam lambung yang diderita dan cukup lama tak sembuh-sembuh.

“Saat diminta outopsi pihak keluarga menolak,  namun korban di bawa ke RSUD Liun Kendahe agar dapat dikeluarkan surat supaya tidak ada dugaan tindak pidana dari kejadian ini. Saat ini korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan,”terang  Kapolres Sangihe AKBP I Dewa Made Adnyana SIK dikonfirmasi wartawan.(eleh)

Tags:
author

Author: