Melalui Gerakan Panen Padi Indonesia Mulyadi dan Tilaar Panen Padi Bersama

Sekretaris Badan Ketahanan Pangan(BKP)  dari kementrian Pertanian RI Ir Mulyadi Hendiawan MM,Assisten 2 Deky Kentjem dan Kadis Pertanian Frans Tilaar saat melakukan panen padi di Desa Popontolen dalam Gerakan Panen Padi Indonesia

Sekretaris Badan Ketahanan Pangan(BKP) dari kementrian Pertanian RI Ir Mulyadi Hendiawan MM,Assisten 2 Deky Kentjem dan Kadis Pertanian Frans Tilaar saat melakukan panen padi di Desa Popontolen dalam Gerakan Panen Padi Indonesia

Amurang-Dalam rangka mmenuhi kebutuhan pangan masyarakat,pemerintah melalui kementrian Pertanian telah melakukanberbagai macam upaya untuk mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan.Oleh sebab itu ,Kementrian Pertanian sejak tahun 2015 telah melaksanakan Upaya khusus (Upsus)percepatan swasembada Padi,Jagung,dan kedelaiyang dilanjutkan dengan swasembada Daging Sapi,Cabai,dan bawang Merah di seluruh wilayah.

Kementrian Pertanian melakukan perbaikan jaringan irigasi ,pembangunan embung,perluasan areal tanam baru ,pemberian benih/bibit,pupuk,dan alat mesin pertanian (Alsintan),serta melkaukan pendampingan dilapangan,sehingga dapat menjamin keberlangsungan usaha tani dan masyarakat untuk dapat menanam setiap hari.

Melalui program UPSUS tanam padi dapat dilakukan setiap waktu sehingga dapat panen setiap waktu,tidak ada lagi musim paceklik.Contohnya pada bulan Desember biasanya merupakan massa paceklik tetapi kita masih bisa panen.

Tepatnya di Bulan Desember ini Kabupaten Minsel diperkirakan memiliki luas panen padi sebesar 1.069 Ha.Dari luas panen tersebut dengan produktivitas rata-rata 5,3 ton /Ha,bisa dihasilkan 5.666 ton gabah kering panen(GKP) atau setr dengan 4.533 ton gabah kering giling(GKG),atau setara dengan 2.493 ton beras.

Melihat hal diatas Sekretaris Badan Ketahanan Pangan(BKP) dari kementrian Pertanian RI Ir Mulyadi Hendiawan MM,dan rombongan langsung melakaukan panen perdana dalam Gerakan Panen Padi Indonesia di Kabupaten Minahasa Selatan yang tepatnya di Desa Popontolen Kecamatan Tumpaan.

Sekretaris Badan Ketahanan Pangan(BKP)  dari kementrian Pertanian RI Ir Mulyadi Hendiawan MM,menghimbau kepada seluruh masyarakat yang khususnya petani dan seluruh aparatur pemerintah dari berbagai instansi ditingkat Propinsi dan Kabupaten/Kota untuk dapat terus mengwal program UPSUS,supaya berhasil sehingga upaya pengentasan kemiskinan,Pengentasan wilayah rentan rawan pangan.

“Stabilitas pasokan dan harga pangan,serta pemenuhuan kebutuhan konsumsi pangan masyarakat yang beragam,bergizi seimbang,dan aman dapat terwujud,”ujar Mulyadi yang didampingi Kadis Pertanian Frans Tilaar.(arum)

Tags:
author

Author: