Usai Divonis Pengadilan,ASN Terjerat Korupsi Langsung Proses Pemecatan

Sekretaris Daerah Kabupaten Sangihe, Edwin Roring SE,ME

Sekretaris Daerah Kabupaten Sangihe, Edwin Roring SE,ME

Tahuna-Nasib sejumlah Aparat Sipil Negara (ASN) Pemkab Sangihe yang terjerat dugaan korupsi berada diujung tanduk. Pasalnya, tak hanya terancam menginap di hotel prodeo atau menjalani hukuman penjara, para ASN tersebut juga akan langsung diproses pemecatan ketika sudah ada
putusan tetap bersalah dari pihak pengadilan.

Hal ini dibenarkan Sekda Edwin Roring SE,ME dikkonfirmasi wartawan belum lama ini. Menurut Roring, saat ini aturan tentang disiplin ASN sudah lebih tegas dari yang sebelumnya, yakni masih ada toleransi hukum jika masa hukuman ASN bersangkutan tergolong singkat.

”Kalau dulu mungkin masih ada ASN yang lolos dari pemecatan karena hukuman penjaranya hanya beberapa hari atau beberapa bulan, tapi aturan skarang sudah lebih tegas, tak perlu pertimbangan lama cepatnya masa hukuman, mendapat vonis dan putusan tetap saja dari pengadilan, ASN bersangkutan langsung diproses pemecatan,”tegas Roring .

Sementara itu Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Kabupaten Sangihe kini telah mengantongi sejumlah nama Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersandung kasus dugaan korupsi dan
siap dilakukan langkah pemecatan. Penegasan ini langsung dari Kepala BKDD Sangihe, Ratna Lombongadil SH dikonfirmasi terpisah.

Dijelaskannya, ancaman pemberlakukan sanksi pemecatan bagi beberapa ASN yang saat ini tengah menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010 dan PP Nomor 11 tahun 2011.

“Jadi ini bukan lagi soal masalah kehadiran, tapi sudah masalah penyalahgunaan kewenangan. Terkait hal ini kami sudah mengantongi beberapa nama ASN, apalagi sudah ada surat dari Kanreg
kepada kami, karena pihak Kanreg sudah ada kerja sama dengan pengadilan untuk langsung menyerahkan keputusan vonis hukuman jika para ASN bersangkutan benar-benar bersalah,” ujarnya.(eleh)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply