Dibiayai Bonus Porprov KONI Sangihe Support Pembangunan Lapangan Futsal.

Ketua KONI Sangihe Novilus Tampi.

Sangihe, Suarasulutnews.co.id,- Tak lama lagi Kabupaten Kepulauan Sangihe akan memiliki lapangan futsal yang sangat representatif. Hal ini dikatakan ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sangihe, Novilus Tampi, Senin (23/07) kemarin.

Dikatakan tampi, lapangan futsal yang akan dibangun Dinas Olahraga Sangihe tersebut turut difasilitasi karpet berkualitas yang langsung didatangkan dari pulau Jawa, dengan sumber dana berasal dari bonus Tim Futsal Sangihe yang mampu meraih medali emas pada ajang
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara 2017 di Tondano.

Karena pembangunann bersumber dari bonus Porprov, Tampi berharap instansi teknis yang melaksanakan pembangunan lapangan harus benar-benar profesional dan fokus pada kualitas proyek demi kemajuan olahraga di Sangihe.

”Sudah pasti kami sangat mensuport pembangunan
lapangan futsal yang akan dibangun di Kelurahan Manente Tahuna, apalagi karpet khusus lapangan sudah disiapkan KONI dengan kualitas terbaik. Selain mensuport, kami juga akan memantau kegiatan pembangunan agar sesuai dengan standar lapangan yang dibutuhkan,”kata Tampi.

Selain lapangan futsal, KONI kata pria yang juga menjabat Direktru Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sangihe itu, juga telah menyiapkan fasilitas penunjang untuk cabang olahraga lainnya, seperti matras silat, karpet
lapangan voli, karpet bulutangkis serta 3 unit meja tenis kualitas terbaik dan fasilitas olahraga panjat tebing.

Diakui Tampi, khusus untuk fasilitas olahraga yang telah diadakan KONI, pihaknya akan menyerahkan kepada masing-masing cabang olahraga ketika pengirimannya
sudah tiba di Sangihe, hanya fasilitas yang akan diserahkan dalam bentuk pinjam pakai, dengan maksud untuk menjaga jangan sampai fasilitas yang telah dibeli dengan sangat mahal  bisa diterlantarkan dan tak diurus pihak cabang olaharaga.

”Yang pasti kami akan menyerahkan semua fasilitas olahraga yang telah KONI adakan kepada masing-masing cabang olahraga, namun sifatnya pinjam pakai. Hal ini
dilakukan agar KONI dapat mengontrol pemeliharaan fasilitas dan dapat mengevaluasi cabang olahraga yang aktif melakukan kegiatan dan
pembinaan,”ujar Tampi.(Elle)

author

Author: