Sertifikasi Kementerian Sangihe Jadi Pemasok Bibit Sagu Baruk.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Pertenakan dan Kehutanan Sangihe Ir. Mathilda Lumeling MSi.

Sangihe,Suarasulutnews.co.id,- Sangihe tidak hanya dikenal sebagai daerah yang mengandalkan sagu sebagai makanan pokok, Kabupaten Kepulauan Sangihe kini dipercayakan secara nasional sebagai daerah pemasok bibit sagu, khususnya sagu baruk ke daerah lainnya di Indonesia yang ingin mengembangkannya.

Kepercayaan sebagai pemasok bibit sagu seperti dikatakan Kepala Dinas Pertanian Perkebungan Peternakan dan Kehutanan (DP3K) Sangihe, Ir. Mathilda Lumeling MSi, menyusul telah diterbitkannya sertifikasi sagu baruk asal Sangihe belum lama ini oleh Kementerian Pertanian RI.

”Memang kita di Sangihe memiliki dua jenis sagu, yakni sagu baruk dan sagu duri, namun untuk saat ini hanya sagu baruk yang mendapat sertifikasi dari kementerian setelah kurang lebih 3 tahun dilakukanpenelitian,”ungkap Lumeling.

Diakuinya, dampak dari telah disertifikasinya sagu baruk oleh Kementerian Pertanian, saat ini sudah ada order sebanyak 5000 bibit sagu baruk dari Pemprov Sulawesi Tenggara yang siap dikirim dalam waktu dekat.

”Jadi so ada pesanan 5000 bibit sagu baruk dari Sulawesi Tenggara sejak kita mendapat sertifilasi dari kementerian,” ujarnya.

Karena telah mendapat sertifikasi, Lumeling juga memastikan produk sagu baruk juga akan menjadi salah satu andalan Pemkab Sangihe pada ajang pameran Pemprov Sulut, disamping jenis produk lainnya, seperti pisang abaka, daluga, anggrek macan dan hasil pertanian lainnya.

Dijelaskan pula, khusus pisang abaka sedang dilakukan pembudidayaan disejumlah tempat di Sangihe, sebagaimana dengan adanya komitmen Pemkab Sangihe yang kembali akan memproduksi tenunan kain kovo yang merupakan tenunan produk Sangihe yang nyaris punah dan saat ini tersimpan disalah satu museum di Belanda.

”Khusus untuk abaka kita sudah programkan pengembangannya, karena kita kembali akan memproduksi kain kovo yang saat ini sudah hampir punah,”pungkas Lumeling.(Elle)

author

Author: