Kesbangpol Sosialisasi Caleg,Liando : Caleg Berkualitas Harus Punya Visi Politik

Sangihe-Pemkab Sangihe melalui Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) menggelar sosialisasi partisipasi masyarakat terhadap kualitas calong legislatif (Caleg) pada penyelenggaraan pemilu 2019, Kamis (04/10) kemarin.

Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati dihadiri langsung Bupati Jabes Gaghana SE,ME sekaligus menyampaikamn arahan, yang diantaranya menegaskan, masing-masing caleg harus mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh serta jangan menggunakan cara-cara yang bertentangan dengan aturan dalam mendapatkan kursi untuk duduk sebagai anggota dewan.

Bupati juga berharap ketika nanti para caleg terpilih mampu bersinergi dengan pemerintah dalam rangka kemajuan pembangunan daerah kedepan. Sementara pernyataan menarik dilontarkan nara sumber Profesor Ferry Liando ketika bertindak selaku pemateri tunggal pada sosialisasi tersebut.

Dosen Fisip Unsrat Manado itu mengingatkan para caleg harus bertanya pada diri sendiri apakah sudah memiliki visi politik ketika akan menjadi anggota DPRD, sebab kalau tidak, caleg akan menghadapi masalah dikemudian hari baik masalah kualitas diri maupun masalah yang diperhadapkan dengan masyarakat.

”Jika bapak ibu caleg tidak memiliki visi politik, itu artinya bapak ibu hanya menjadikan anggota DPRD sebagai lahan pekerjaan bukan melaksanakan visi misi politik dalam rangka masyarakat yang adil dan makmur,”tegas Liando.

Selain harus punya visi politik, Liando juga menegaskan para caleg harus memiliki pengetahuan tugas DPRD, memiliki komitmen serta bagaimana bisa terpilih pada pemilu 2019 mendatang.

Ada pesan moral yang turut dititipkan Liando disela materi sosialisasi,yakni mengingatkan para caleg harus pandai berbicara selain memiliki wawasan pengetahuan, sebab dengan pandai berbicara dengan mengeluarkan pendapat maupun berdebat, menunjukkan anggota DPRD itu benar-benar nyata telah memperjuangkan kepentingan rakyat.

”Kalau tidak pandai  bicara dan hanya duduk-duduk itu sama saja anggota dewan tidak mampu memperjuangkan aspirasi rakyat. Jadi memiliki pengetahuan tidak cukup menjadi anggota dewan, harus pula disertakan dengan pandai bicara,”ujarnya.

Mengakhiri sosialisasi yang dipandu Kakan Kesbangpol Dany Mandak, digelar pula dengan sesi tanya jawab masing-masing satu orang setiap utusan parpol.(elleh)

 

 

author

Author: