Peduli Bencana Minsel Bakal Kirim 60-70 Ton Bantuan Ke Sulteng.

Posko Bencana Darurat Minsel BPBD Plt DR. Meidy Maindoka Sast Menerima Bantuan Dari Kecamatan Motoling.

Amurang – Bencana Alam Gempa dan Tsunami yang memporak-porandakan Kota Palu Sigi dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah Pusat, Daerah, Kabupaten/Walikota hingga ke pelosok-pelosok pedesaan yang ada di Indonesia.

Bahkan, sejak terjadinya bencana di Provinsi Sulawesi Tengah, Presiden Joko Widodo turun langsung meninjau ke lokasi dampak terjadinya bencana alam gempah dan tsunami hingga ke dua kalinya, sehingga dengan rasa duka yang mendalam, Jokowi langsung perintahkan jajaran Kementrian yang terkait untuk segera membantu bagi para korban, dan mempersiapkan apa saja yang diperlukan bagi saudara-saudara kita di Sulawesi Tengah.

Salah satunya, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang di Pimpin Bupati DR. Christiany E Paruntu,SE dan Wakil Bupati Franky D Wongkar,SH, turut prihatin dengan kejadian Gempa bumi dan Tsunami yang dialami oleh saudara-saudara kita di Kota Palu Sigi dan Donggala (Sulteng) dengan mengintruksikan kepada jajarannya untuk membantu para korban bencana.

Instruksi oleh Bupati dan Wakil Bupati mendapat respon baik dari warga Minahasa Selatan, dengan kepedulian yang begitu besar, masyarakat Minsel berbondong-bondong memberikan bantuan serta dukungan Doa bagi saudara-saudara kita yang sangat dibutuhkan, melalui Pemerintah Kecamatan, Desa/Kelurahan, Gereja, Mesjid dan Perusahaan.

Dari 17 Kecamatan yang ada, terdiri dari 167 Desa dan 10 Kelurahan (177), yang di buka Posko bantuan bencana darurat oleh BPBD Minsel, saat ini mulai terkumpul dan ditampung di gudang Pelabuhan Mobongo, yang akan dibawa melalui jalur laut di perkirakan sudah mencapai 30 ton, dengan bermacam-macam bahan yang ada. Namun, di perkirakan bantuan dari masyarakat Minsel masih akan bertambah.

Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, DR. Meidy Maindoka saat di mintai keterangan pada Posko Penanggulan bencana darurat mengungkapkan, Instruksi Ibu Bupati kepada Pemerintah setempat dan dilanjutkan kepada masyarakat untuk membantu warga di Sulawesi Tengah disambut antusias oleh masyarakat Minsel.

” Ini bukti kepedulian masyarakat Minsel untuk Kota Palu, Sigi dan Donggala, dengan bermacam-macam bantuan yang diberikan berupa, pakaian bekas layak pakai, beras, Air Mineral, kue Kering, Mie Instan, gula pasir, kopi, susu, pempers, pembalut wanita dan lain-lain sudah berada di gudang pelabuhan, dan diperkirakan telah mencapai 30 ton,” Ungkap Maindoka.

Namun, tidak tertutup kemungkinan bantuan ini masih akan bertambah, Mengingat dari bantuan yang kami terima dan sudah di tampung. baru 9 kecamatan dari total 17 Kecamatan yang ada.

” Jadi, masih ada lagi 8 Kecamatan yang kami tunggu untuk dibawah ke gudang penampungan, belum lagi dari aksi penggalangan yang dikumpulkan oleh Wartawan Biro Minsel yang di perkirakan 3 ton, Polres Minsel, Perusahaan dan LSM,” Katanya.

Lanjutnya, bantuan warga Minsel atas pedulinya bencana Sulawesi tengah, di perkirakan bisa mencapai 60 hingga 70 ton. Karena dilihat dari yang ada saat ini dapat dikatakan belum setengah. Terkait kapan akan diberangkatkan bantuan ini. Maindoka mengatakan kita tinggal menunggu petunjuk dari Ibu Bupati kapan akan diberangkatkan dan kapal mana yang akan digunakan, tutpnya.

Untuk di ketahui, pada minggu baru ini Pemerintah dan masyarakat Minsel sudah mengirimkan bantuan serupa, dengan mengutus 5 dari Satuan Polisi Pamong Praja, 6 dari Pos Basarnas Amurang dan beberapa relawan dengan melewati melalui jalur laut.(jaan)

author

Author: