Bupati Serahkan Butab Bagi Penerima Rutilahu.

Bupati menyerahkan secara simbolis Butab bagi 5 penerima Rutilahu.

Sangihe – Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE ME menyerahkan buku tabungan (Butab) secara simbolis kepada lima orang penerima Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), Senin (15/4/2019) bertempat di Pendopo Kantor Camat Tahuna barat. Sebelumnya, bupati bersama rombongan melakukan peletakan batu dasar salah satu rumah penerima RTLH di Kelurahan Kolongan Mitung.

Gaghana mengatakan, bahwa bantuan hunian rumah layak huni bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah ini, merupakan bukti komitmen pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat. “Salah satu tanggungjawab Pemerintah dalam melaksanakan penyelenggaran pemerintahan adalah bagaimana pemerintah dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara khusus di bidang pelayanan dasar yakni pendidikan, kesehatan, air bersih dan perumahan. Dan ini sudah menjadi tugas pemerintah,” jelas bupati dalam sambutannya.

Dengan adanya bantuan Rutilahu, dirinya berharap kesehjateraan masyarakat khususnya penerima dapat mengalami peningkatan. “Salah satu indikator tingkat kemiskinan yang ada di Kabupaten Sangihe adalah hunian rumah, untuk itu dengan adanya dana bantuan ini, rumah yang sangat representatif kiranya bisa dibangun, sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat meningkat,” terang dia.

Sementara Kepala Dinas Perkim Sangihe Drs Sukardi Adilang menjelaskan terkait dengan dana bantuan Rutilahu ini akan segera masuk ke rekening masing-masing penerima. Dirinya menegaskan, untuk penarikan uang di Bank, harus dilakukan oleh penerima dan tidak bisa melalui orang lain atau diwakili. “Jadi uang bantuan ini sudah masuk ke rekening masing-masing penerima. Nantinya, masyarakat yang membelanjakannya sendiri di toko-toko dan akan didampingi oleh fasilitator,” tukasnya.

Lanjut Adilang, total dana bantuan Rp3,8 Miliar yang disiapkan untuk 207 penerima khusus di kecamatan Tahuna barat. Setiap penerima masing-masing akan menerima uang sejumlah Rp17,5 juta. Untuk Rp15 juta digunakan untuk belanja bahan material, sedangkan Rp2,5 juta untuk

pembayaran upah pekerja. “Untuk pencairan dilakukan bertahap, jadi untuk tahap pertama mungkin 50 persen dari anggaran penerima, sisanya akan dicairkan setelah pembangunan rumah sudah mencapai 30 persen,” sebut dia.

Sekedar informasi, dari 6 kelurahan yang ada di Kecamatan Tahuna barat hanya 5 Kelurahan yang tersentuh dengan bantuan ini, masing-masing Kelurahan Pananekeng 24 unit, Kelurahan Kolongan Mitung 26 unit, sedangkan Kelurahan Kolongan Beha baru 50 unit, Kelurahan Kolongan Beha 50 unit, dan Kelurahan Kolongan Akembawi sebagai wilayah yang paling banyak mendapatkan kucuran bantuan yakni 57 unit. (Andika)

author

Author: