Bitung-Filipina Kembangkan Pelayaran Kapal Cargo

Bitung-Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban menerima kunjungan Konjen Philipina Oscar G Orcine dalam rangka membicarakan pelayaran kapal cargo Davao-General Santo-Bitung, Kamis (16/5/2019) di Rumah Jabatan wali Kota Bitung.

Konjen Filipina Oscar G Orcine dalam lawatannya di Bitung membawa serta para stakeholder dan delegasi terkait dari negaranya.

Lomba mengatakan,  tujuan pertemuan tersebut untuk membahas hal-hal teknis terkait pelayaran kapal kargo yang akan melewati rute Davao-General Santos-Bitung. Dalam pertemuan tersebut dibahas juga mengenai peluang pelayanan jasa  seperti kargo, jadwal pelayaran, tarif, biaya, dan lainnya.

“Selain itu pertemuan  ini untuk membahas peluang  baru yang sekiranya bisa dibuka untuk jalur pelayaran dalam rangka kerjasama (Indonesia-Filipina-Vietnam-China-Malaysia-Jepang-Korea) di bidang perdagangan, serta memberikan informasi terkait berbagai pelayanan sistem import eksport di Kota Bitung,” jelas Lomban.

Orcine menyampaikan bahwa perjalanan Bitung ke Filipina yang ada saat ini bisa memakan waktu 3-4 hari, “dan yang ingin kami capai adalah perjalanan tersebut hanya 1,5 hari saja,  serta pelayanan yang berkelanjutan dan memiliki konektifitas dengan negara-negara sekitar yang bisa dicapai,” ungkapnya.

Lebih lanjut Orcine mengatakan, Pemerintah Filipina  berharap dengan terbukannya jalur kerjasama ini, diharapkan dapat mempermudah perdagangan baik dari dalam maupun ke luar negeri.  “Bukan hanya terbatas Indonesia – Filipina saja tetapi ke seluruh dunia,” tambahnya

Merespon keinginan Pemerintah Philipina, Lomban mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia akan memberikan kemudahan-kemudahan dalam rangka membuka peluang-peluang investasi dalam rangka menghasilkan keuntungan bagi kedua belah pihak tanpa mengeyampingkan keamanannya.

“Peluang ini sudah pernah ada tetapi terhambat pada kewenangan dan aturan yang belum sama. Saat ini Pemerintah Kota Bitung akan mempermudah seluruh proses perijinan dan persyaratan agar kerjasama ini dapat berjalan dengan baik, ” ujarnya.

Pada dasarnya, kata Lomban, antara Pemerintah Filipina dan Indonesia memiliki semangat yang sama dan sangat mendukung penuh segala proses percepatan perijinan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kedua negara baik Indonesia dan Filipina.

Turut hadir Ketua TP PKK Kota Bitung, Khouni Lomban-Rawung, Sekertaris Daerah Kota Bitung, Audy Pangemanan,  Kepala Perangkat Daerah terkait, pihak Pelindo Bitung, Bea Cukai, Stakeholder terkait di Bitung,  Pimpinan Perusahaan Cargo Reefer Philipines, dan Delegasi dari Filipina.(estefanus)

author

Author: