Ikuti OPPS, Mahasiswa Baru Polnustar Diajak Perangi Sampah Plastik.

Sangihe – Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) Tahuna saat ini sedang dalam tahap mempersiapkan Mahasiswa baru melalui kegiatan Orientasi Pengenalan Program Studi (OPPS) yang digelar dalam tiga tahap yakni Pra OPPS pada tanggal 22 dan 23 Juli, dan OPPS tanggal 24 hingga 26 Juli, serta bela Negara tanggal 29 sampai 30 Juli Tahun 2019 nanti.

Ketua Panitia OPPS Frets Rieuwpassa MSi mengatakan, untuk jumlah Mahasiswa baru sebanyak 182. Dari jumlah tersebut, diketahui jumlah Mahasiswa baru terbanyak ada pada Jurusan Teknik Komputer dan Komunikasi, Program Studi Sistem Informasi dengan total 69 orang. Sedangkan Jurusan Keperawatan Program Studi Kesehatan hanya berjumlah 59 orang, sedangkan Jurusan Perikanan dan Kebaharian berjumlah 49 orang, itupun dibagi dengan tiga Program Studi. Sementara untuk jumlah lainnya merupakan Mahasiswa lama yang belum mengikuti OPPS di Tahun sebelumnya.

Menariknya, dari OPPS yang digelar tahun ini, seluruh Mahasiswa baru tidak diperkenankan membawa air atau makanan dalam kemasan plastik sekali pakai. Hal ini menurut Rieuwpassa, sebagai tindak lanjut dari surat edara dari Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI.

“Jadi ini bertujuan untuk memerangi sampah plastik, jadi setiap kegiatan Kampus, disemua lingkup unit kerja tidak lagi menggunakan wadah atau barang berbahan plastik yang sifatnya hanya sekali pakai. Dan ini juga berlaku untuk semua Mahasiswa serta para Dosen. Jadi untuk mensiasati hal itu, Mahasiswa baru nantinya diminta untuk membawa gelas plastik yang bisa digunakan secara berulang kali, untuk air minum itu tanggungjawab Panitia OPPS,” tegas dia.

Lanjut dia, pada OPPS nantinya, materi-materi untuk mahasiswa baru akan diberikan oleh Direktur Polnustar Prof. Dr. Ir Frans G Ijong MSc sekaligus membuka OPPS, serta Wakil Direktur (Wadir) I hingga Wadir IV.

“Kemudian pengenalan Jurusan, karena ini merupakan orientasi pengenalan program studi. Sebagai pemateri yaitu para Ketua Jurusan, Ketua Program Studi (Prodi) dan Dosen dari Prodi masing-masing. Ada juga pemateri dari luar yakni BNN,” pungkasnya. (Andika)

author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.