Pdt. Yusak Stevvie Mourice Somba. SE.MH
MINAHASA – Memperingati hari kelahiran Sang juru salamat “Yesus Kristus”, merupakan momentum yang penuh kebahagiaan. Di mana segenap umat kristiani di dunia ini, melakukan berbagai serimoni dalam merayakan hari kelahiran Yesus-Kristus yang kita kenal dengan hari “Natal” sebagai wujud apresiasi respon iman pada Sang Juru selamat.
Beragam kegiatan umat kristiani, mulai dari perayaan ibadah pra natal, pemasangan ornamen-ornamen Natal dan lain sebaginya, umat kristiani mengapresiasikan kegembiraan dalam menyambut natal itu.
Pdt. Yusak Somba. Mencermati Natal itu dari sudut pandang iman.
Menurutnya, bahwa kelahiran Tuhan Yesus Kristus yang di rayakan secara menyeluruh oleh umat kristiani di dunia, merupakan simbol peringatan, bahwa Sang Juru selamat telah lahir di muka dunia ini.
Namun yang sesungguhnya, memaknai Natal itu, yakni kita mengimani dan terus mecerminkan, bahwa; kelahiran Tuhan Yesus Kristus bukan hanya di rayakan setiap tanggal 25 Desember, tetapi kelahiran-Nya itu harus nyata pada setiap kehidupan sebagai umat yang percaya kepada Tuhan Yesus.
Kita harus bisa masuk dalam kasih karunian-Nya yang agung dan mulia itu. Tuhan Yesus hadir ke dunia untuk membawa umat manusia masuk pada jalan kebenaran dan hidup, karena hanya Dialah satu-satunya jalan kebenaran dan hidup.
Rayakanlah Natal dengan penuh Khidmat, dengan dimikian kita dapat menyelami makna sesungguhnya dari perayaan Natal itu. Kita harus mengerti, apa maksud dan tujuan Tuhan Yesus datang ke dunia ini, yang penuh dengan segala bentuk kejahatan, namun di satu sisi dalam dunia ada umat ciptaanNya yang mulia selain ciptaan-Nya yang lain, yakni manusia.
Seperti kata nats ; yang terdapat dalam kitab Yesaya 9: 5
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah di berikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasehat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
Jika kita menyimak pesan dari nats Yesaya 9:5, ini. ada beberapa poin penting tujuan kelahiran Sang Juru Selamat Tuhan Yesus Kristus, yakni ;
-Dia datang untuk manusia yang di berikan Allah seorang Putera.
-Lambang pemerintahan ada pada bahunya ( punya tujuan tanggung jawab yang berdasarkan kasih) dan Dia akan memberi nasehat kepada segenap umat manusia, menyadarkan manusia bahwa adanya Tuhan, dan menyadarkan manusia apa yang baik dan apa yang buruk, apa yang benar dan apa yang salah. Dia adalah Putera Allah yang penuh keperkasaan, Bapa yang kekal dan Dialah Sang Raja Damai.
Kehadiran Tuhan Yesus, merupakan kasih karunia Allah bagi kita umat manusia yang hidup di tengah dunia yang kelam ini. Untuk itu, marilah kita sungguh -sungguh beribadah kepada-Nya. Niscaya Dia Tuhan, akan membawa kita kepada segala kebenaran dan kebaikan.
Selamat Natal 25 Desember 2021
&
Selamat Tahun baru. 01 Januari 2022
(Farly Bujung)