Target Boyong Medali Emas, Atlit Cabor Panjat Tebing Sangihe Mantapkan Latihan

Sangihe – Atlit Cabang olahraga (Cabor) Panjat Tebing Kabupaten Sangihe terus memantapkan latihan. Mulai dari latihan fisik atlit hingga latihan teknik pemanjatan terus digenjot untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke X tahun 2019 di Kota Bitung yang akan dibuka pada tanggal 2 Desember 2019.

Dikatakan Sekretaris Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Pengcab Sangihe Dicky Lungkang, untuk sesi latihan saat ini khusus nomor perlombaan speed World Record (WR) yang merupakan hal baru untuk Sulut, kemudian lead dan boulder ada juga kelompok umur 19 Tahun terus dilakukan pemantapan.

“Di Cabor Tebing Sangihe saat ini ada 10 atlit yang disiapkan, 6 orang atlit mengikuti pemantapan latihan yang disentralkan di Sangihe, sedangkan 4 orang atlit mengikuti pemantapan latihan di Kota Manado,” terang Dicky, saat dikonfirmasi Kamis (28/11/2019).

Sedangkan untuk target medali dirinya optimis untuk panjat tebing akan mampu meraih tiga medali emas dari beberapa kategori yang akan dilombakan nanti.

“Sampai saat ini target medali dari hitung-hitungan kami untuk sementara tiga medali emas yang dapat diraih, tapi tidak menutup kemungkinan untuk merebut lebih dari tiga medali emas, dan jika dilihat dari peluang serta presentasi latihan ini ada peluang lebih dari tiga medali emas yang akan diraih masing-masing di kategori speed putra, lead putra, combaine putra dan boulder putra,” ujar Dicky.

Sementara itu, Jundri Tinungki selaku pelatih mengungkapkan untuk kondisi atlit terus dijaga secara teratur. Latihan yang dilaksanakan saat ini juga lebih dimantapkan pada teknik pemanjatan.

“Karena waktu lomba yang sudah dekat maka untuk latihan fisik dalam beberapa hari ini sudah dikurangi, saat ini atlit lebih ke pemantapan latihan teknik pemanjatan kategori speed maupun lead, sembari terus menjaga kondisi dan mental atlit agar siap saat di perlombaan,” pungkas dia. (Andika)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.