Longsor Manganitu Ganggu Aktifitas Belajar Mengajar

Kadis Pendidikan Nasional Pemuda dan Olaharga (Dikpora) Sangihe, Dra. Helemince Tatawi MPd

Kadis Pendidikan Nasional Pemuda dan Olaharga (Dikpora) Sangihe, Dra. Helemince Tatawi MPd

Tahuna-Tidak hanya menelan korban jiwa dan memporak-porandakan rumah penduduk, banjir bandang disertai longsor di Kecamatan Manganitu kini turut menghambat proses belajar mengajar. Pengakaun dari sejumlah guru di Kecamatan Manganitu dan Kecamatan Tamako, pasca banjir tanggal 24 September hingga Kamis (29/09) kemarin, mereka kesulitan datang ke sekolah lantaran ada bebeberapa titik jalan yang masih tertimbun longsor hingga tak bisa dilalui kendaraan bemotor roda empat maupun roda dua.

”Memang aktifitas belajar dibeberapa sekolah agak terganggu akibat longsor, sebab sampai saat ini kendaraan belum dapat melintas untuk sampai dibeberapa sekolah,”ungkap salah satu guru.

Kepala Dinas Pendidikan Nasional Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Sangihe, Dra. Helnintje Tatawi MPd turut membenarkan adanya keluhan sejumlah tenaga guru tersebut.

Para guru lainnya kata Tatawi juga sempat mengeluhkan biaya transporasi yang tak sengaja membengkak karena adanya kerusakkan jalan yang notabene memaksa kendaraan umum harus memutar lebih  jauh untuk bisa sampai ke tujuan.

”Sejumlah guru so berkunsultasi dengan Dikpora terkait hambatan belajar mengajar di wilayah longsor Manganitu menuju Tamako,”kata Tatawi.

Untuk langkah yang ditempuh Dikpora,  menurut Tatawi  pihaknya sangat berharap penanggulangan material longsor serta pembersihan di badan jalan sesegera mungkin dituntaskan instansi teknis. Ia juga meminta guru yang biasa ke sekolah menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum namun terhambat karena longsor, dapat meminta bantuan kepala sekolah atau guru lainnya untuk mengganti sementara memberikan mata pelajaran.

”Kalau memang ada guru yang tak bisa datang ke sekolah, boleh saja minta bantuan kepala sekolah atau guru lainnya mengajar, agar proses belajar mengajar tak terhambat,”ujar Tatawi.(eleh)

Tags:
author

Author: