Semangat Tak Kendor,  Johan Watung Kembali Maju Caleg di Dapil 4 Minahasa

Minahasa – Perjalanan karir Johan Frans Watung SE. sejak menjadi PNS Pemprov Sulut Hingga pensiun dan terjun kedalam dunia politik melalui partai Nasdem, hingga kini tetap bersemangat dalam menuangkan SDM yang ada padanya. Johan Watung, hingga kini telah dua periode menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat di Kabupaten Minahasa usungan partai Nasdem.

Diakhir masa tugasnya saat ini sebagai anggota dewan peeiode 2019 – 2024, telah banyak menyerap aspirasi di tengah masyarakat serta memperjuangkan aspirasi tersebut.

Dalam keterangannya pada wartawan media Suarasulutnews, ( Jumat  2 – 2-2024)  di kediaman rumahnya di Sonder, Johan Watung menjelaskan apa yang membuat dirinya maju kembali dalam pencalonan legislatif di dapil 4 Minahasa, yang mencakup dapil kecamatan Tompaso, Tompaso Barat, Kawangkoan, Kawangkoan Barat, Kawangkoan Utara, dan kecamatan Sonder.

Menurutnya bahwa memperjuangkan hak rakyat adalah tugas yang mulia, di mana ia sebagai anggota dewan banyak membaur serta menyerap aspirasi  masyarakat serta memperjuangkannya.  Salah satu yang paling utama di Minahasa yang di tingkatkan mutu dan kualitasnya adalah sektor Pendidikan dan Kesehatan.

Dikatakan Watung, peningkatan mutu serta kualitas di bidang pendidikan adalah hal yang perlu di perhatikan.   Baik dari Kwalitas tenaga pengajar,  dan daya serap siswa dalam menimba ilmu di bangku sekolah.

Demikian juga kebutuhan penunjang berjalannya proses belajar mengajar di sekolah, yakni infrastruktur yang memadai dan sesuai dengan era jaman ini, bahkan fasilitas penunjang dalam kegiatan belajar mengajar, yakni berbasis komuter, karena jaman ini adalah era digitalisasi.

Hal tersebut perlu untuk di perjuangkan, tinggal kita melihat apa yang menjadi kebutuhan di setiap sekolah yang ada di bawah tanggung jawab Diknas Kabupaten Minahasa.Tentu kami akan berkordinasi dengan instansi terkait. Tutur Johan.

Dikatakannya juga bahwa ; untuk peningkatan pelayanan sektor kesehatan bagi masyarakat merupakan perhatian yang tidak boleh di abaikan, dan perlu senantiasa mendapat skala prioritas dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat demi terciptanya suatu pelayanan yang prima bagi masyarakat.

Untuk masalah Stunting di Minahasa , kata Johan bahwa di Kecamatan Sonder di dapati ada dua kasus. Sudah tentu, saya selaku anggota dewan harus memperhatikan persoalan tersebut. Hal hal yang perlu dalam mengantisipasi terjadinya Stunting adalah  perkawinan usia dini.  Demikian juga perhatian dari nakes kepada ibu-ibu hamil. Dan untuk  seseorang yang telah menderita Stunting, perlu di tangani secara serius oleh petugas pendamping tenaga kesehatan di tiap-tiap desa yang ada.

Persoalan persoalan di tengah masyarakat tentunya beraneka ragam, baik sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta lapangan pekerjaan, sektor pertanian dan lain sebagainya, merupakan tugas tanggung jawab dari pemerintah, dalam hal ini termasuk para Anggota Dewan, yang adalah perwakilan masyarakat.

Inilah yang menjadi pengalaman Johan Watung yang telah dua periode sebagai anggota dewan, yang saat ini duduk di komisi satu DPRD kabupaten Minahasa.

Di akhir masa tugasnya sebagai anggota dewan periode 2019-2024, kembali mendapat dukungan seta dorongan dari masyarakat Minahasa di dapil empat.  Itulah sebabnya  Johan kembali maju mencalonkan diri sebagai caleg periode 2024-2029 dan tetap setia pada partai Nasdem.

Jika Tuhan berkehendak , saya kembali mendapat kepercayaan dukungan suara dari masyarakat, tentu apa yang menjadi persolan-persoalan di tengah masyarakat, akan kembali diperjuangkan.Tutur Caleg dari partai  Nasdem nomor urut satu dapil 4 Minahasa ini.

(Farly Bujung)

author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.