Masih Banyak Masyarakat Enggan Vaksinasi Anjing Anti Rabies

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dispertanak Minsel, Frangky Pasla,SE.MSi

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dispertanak Minsel, Frangky Pasla,SE.MSi

AMURANG,Suarasulutnews.co.id- Upaya melakukan vaksinasi massal terhadap anjing di kabupaten Minahasa Selatan yang direncanakan Pemkab Minsel pun, ternyata  masih saja terkendala. Pasalnya masih banyak masyarakat yang enggan anjingnya di vaksin.

Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) secara intensif melakukan pemeriksaan reguler sekaligus vaksinasi terhadap hewan peliharaan anjing. Selang bulan Januari hingga Agustus 2015 ini.Petugas dan dokter hewan yang bertugas di Bidang Kesehatan Hewan telah melakukan vaksinasi anti-rabies di beberapa kecamatan.

“Pemeriksaan reguler sekaligus vaksinasi anti-rabies, dilakukan tiap enam bulan. Ini sudah menjadi agenda rutin kami,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan Dispertanak Minsel, Frangky Pasla SE MSi kepada media suarasulutnews.co.id Jumat (21/8).

Vaksinasi dilakukan dengan menerjunkan langsung petugas dan dokter hewan ke lokasi sasaran.

“Biasanya, bila ada laporan kasus rabies didesa atau kelurahan, kami segera mengunjungi lokasi tersebut dan langsung melakukan vaksinasi,” ucapnya.

Sekalipun sudah ada petugas dan dokter hewan yang turun langsung ke desa-desa, tapi masih banyak juga warga yang enggan bila anjing peliharaannya divaksinasi.

“Kalau sudah terjadi kasus rabies, baru sibuk cari dokter hewan.Untuk itu di harapkan bagi masyarakat yang mempunyai hewan anjing harap memberi vaksinasi sehingga hal-hal yang tidak di inginkan tak akan terjadi”, tutupnya(jaan)

 

 

 

 

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.