Bupati Marah, Notulen Rapat Tak Dibacakan

Bupati bolmong salihi B. MokodonganBolmong – Sebagaimana biasanya, setiap hari senin Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Salihi Mokodongan melaksanakan Evaluasi Serapan Anggara untuk semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Namun sayang situasi kegiatan rutin yang di Kemas dengan sebutan Senin Bebas Temuan (SBT) tersebut memiliki kesat tersendiri di Karenakan Notulen dalam kegiatan rapat tersebut tidak ada. Hingga mmbuat Bupati Bolmong Marah-Marah.

Dalam pemantauan Kami, Bpati menanyakan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Farid Asimin, MAP tentang kesimpulan rapat. Namun, Sekda hanya bingung, bahkan sejumlah pimpinan SKPD, yang hadir pada rapat evaluasi tersebut. mengungkapkan tugas dari Kabag Tata Usaha Pimpinan (TUP) Teguh Kriyanto yang Rupanya Juga tidak mencatatnya.

“Mana Notulen rapat hari ini, sambil melihat Sekda,”kata Salihi.

Salihi menegaskan, notulen rapat sangat penting. Sebab ini merupakan kesimpulan rapat evaluasi.
“Mau gimana hasilnya, jika notulennya pun tidak ada,”ungkap Salihi.

Salihi pun, menutup langsung rapat evaluasi yang rutin dipimpin oleh Bupati Salihi Mokodongan dan bergegas pulang tanpa berjabat tangan dengan pimpinan SKPD.

“Saya tutup rapat ini, pandang enteng,”tegas Salihi dengan wajah yang marah.

Diketahui, dalam rapat tersebut Bupati mengevaluasi serapan anggaran pada setiap SKPD yang secara keseluruhan baru 30 persen realisasinya. Selanjutnya, Bupati pun bahas asset yang hasil temuan BPK-RI cukup berpengaruh pada Opini.

“Untuk asset akan dibahas sendiri dengan tim asset,”sebelum menutup rapat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Ir Taufik Mokoginta mengatakan, memang harus ada notulen rapat, karena dimana – mana notulen rapat sangat diperlukan.

“Wajar Bupati marah, dan ini tanggung jawab dari Bagian TUP,”imbuh Taufik, yang turut dibenarkan oleh sejumlah Pimpinan SKPD. (Sulhan)

 

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.