Polres Sangihe Tetapkan Tersangka Sound Sistim Dewan

Kasat Reskrim Polres Sangihe, Iptu Deny Tampenawas S.Sos

Kasat Reskrim Polres Sangihe, Iptu Deny Tampenawas S.Sos

Tahuna-Setelah melalui proses yang cukup panjang, Tim Penyidik Polres Kabupaten Kepulauan Sangihe akhirnya menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan sound sitim kantor DPRD Sangihe tahun anggaran 2014. Ketiga tersangka masing-masing NM, MS dan BW.

Hal ini dibenarkan Kapolres AKBP I Dewa Made Adyana SIK,SH,MH dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres Sangihe, Iptu Deny Tampenawas S.Sos akhir pekan lalu. Dikatakan Tampenawas, selain menetapkan tersangka, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa mikrofon, TV, kulkas, speaker aktif, qboard dan speaker pasif.

Diakuinya, proses hukum akan terus berlanjut termasuk lanjutan agenda pemeriksaan terhadap para tersangka, dimana untuk saat ini baru dua tersangka yang diperiksa,sedangkan untuk satu tersangka lainnya segera akan dilayangkan surat panggilan pemeriksaan.

”Jadi perkembangan penyidikan untuk kasus sound sistim dewan sudah pada tahap penetapan tersangka, dan dua tersangka sudah diperiksa tinggal satu tersangka yang akan kami panggil secepatnya untuk diperiksa,”kata Tampenawas yang juga menambahan, dari hasil perhitungan kerugian negara oleh  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sulut, sekitar Rp 227 juta dari total anggaran proyek sebesar Rp 630 juta.

Sementara salah satu tersangka ditemui beberapa waktu sebelumnya mengaku sudah pasrah pada proses hukum, bahkan dirinyan juga sudah siap jika  akan dilakukan penahanan demi kelancaran pemeriksaan.

”Kita so pasrah dan serahkan ke proses hukum, termasuk kita juga sudah siap kalau memang kalu mo ditahan,”ungkapnya.

Sebelumnya kasus dugaan korupsi proyek pengadaan sound sitim DPRD Sangihe cukup ramai dipergujingkan diinternal dewan, bahkan ada beberapa Legislator yang secara terang-terangan mengangkat masalah tersebut disejumlah media massa hingga pada akhirnya berlanjut ke proses hukum.

”Nanti teman-teman wartawan tunggu jo masalah sound sistim ini pasti akan sampai ke aparat hukum,”ujar salah satu anggota dewan kala itu.(eleh)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.