Ronald Sorongan dan Joy Oroh Bakal Dinobatkan Sebagai Tokoh  Aka Imbanua dan Arnold Poli ” Walian Papendangen” 

Minahasa – Dalam dunia yang penuh dengan tantangan dan hambatan, atau persaingan saat ini, suatu penghargaan yang di dapat  menunjukkan suatu  keberhasilan. Itulah kerja keras, kegigihan, serta dedikasi tidak pernah sia-sia, yang di buktikan ketiga tokoh putra asal Provinsi Sulut Kabupaten Minahasa Kecamatan Kawangkoan.

Adapun ketiga tokoh yang di maksudkan itu.mereka adalah :

1. Ir. Ronald Sorongan.M.Si, Sorongan adalah birokrat handal dan juga banyak menoreh prestasi.Pejabat Eselon II Pemprov Sulut ini ( Kadis Koperasi dan UKM ) juga pernah menjabat Sekda Kab Minahasa, kini di percayakan pemerintah Pusat melalui Gubernur Sulut.Prof. Dr. (HC) Olly Dondokambey.SE. dan Wakil Gubernur.Drs. Steven Kandou sebagai Pj. Bupati Minahasa Tenggara.

2. Drs. Joy.E.B. Oroh. Adalah Putra Kawangkoan, yang saat ini di percayakan sebagai , Pj. Bupati Sitaro. Sebelumnya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Sulawesi Utara.

3. Dr.Drs.Arnold Poli.SH.MAP,  Poli adalah sosok figur yang cemerlang di bidang pendidikan. Berbagai prestasi telah digapainya dalam menjalankan tugas kenegaraan dengan posisi jabatan yang strategis. Mantan Sekot Kota Tomohon era kepemimpinan Walikota Tomohon  Jimmy. F.Eman. kini di percayakan sebagai direktur IPDN Tampusu.

Fakta sejarah Sejak dahulu hingga kini, telah membuktikan tokoh-tokoh Nasionalis asal Kawangkoan, telah menorehkan prestasi di berbagai bidang. Contohnya Mendur bersaudara, satu- satunya  fotografer yang meliput pembacaan proklamasi yang di lakukan secara spontanitas kala itu. Demikian juga dengan tokoh nasionalis BW Lapian, CH. Taulu, serta Mendiang Dr. SH. Sarundajang yang adalah Mantan Gubernur Sulut Dua Periode dan terakhir sebagai Dubes RI di Filipina, yang adalah putra asal Minahasa Kawangkoan. Dan masih ada lagi yang lainnya jika kita menggali histori bukti sejarah.

Satu kebanggaan tersendiri masyarakat Kawangkoan,  bahwa sejak dahulu hingga kini, potensi-potensi dari putra asal Kawangkoan, terus mengalir dalam mengisi kemerdekaan bangsa tercinta Indonesia. mereka dinilai memiliki kemampuan untuk membuat perbedaan, dan menyumbangkan sesuatu yang berharga bagi masyarakat.

Sebagai wujud apresiasi masyarakat Kawangkoan , atas apa yang telah di emban dan yang di capai oleh putra-putra asal Kawangkoan, timbul ide – ide yang cemerlang di tengah kalangan masyarakat dan para tokoh masyarakat yang ada di Kawangkoan.

Recky Laloan.SH. Salah satu tokoh masyarakat Kawangkoan dan juga salah satu pejabat di pemerintahan Kabupaten Minahasa, berinisiatif untuk bertukar pikiran dengan ketiga kolega tokoh masyarakat Kawangkoan. Awalnya timbul dalam benak membuat satu hajatan besar yang bernuansa pelestarian budaya khas Kawangkoan yang di rangkai menjadi “Pagelaran Adat Dan Budaya dan di kemas dalam momen Pesta Rakyat.

Alhasil buah pikir tersebut terwujud dalam pembentukan Panitia Pelaksana.  Hingga saat ini, sudah ketiga kali, panitia yang terbentuk telah melakukan rapat Panpel. Barusan rapat tersebut di adakan di Kabupaten Minahasa Tenggara, di Ruang Kerja, Pj. Bupati Minahasa Tenggara. Ir. Ronald Sorongan. M.Si. ( Selasa 28/11/23 ) yang Turut hadir dalam rapat tersebut peserta Panitia :

Ketua: Recky Laloan.SH. Wakil Ketua I : Drs.Eddy.F.Ruata. wakil Ketua II : Drs. Berty Mendur. Sekertaris : Drs.Djonny.W.Laloan. wakil Sekertaris : Benny Pangaila.SE. Bendahara ; Telma Lapian Wakil Bendahara : Dekki Walangitan. Serta para seksi – seksi acara.

Para panpel di sambut hangat oleh Pj. Bupati .Mitra Ronald. sorongan. Kesimpulan dari rapat tersebut untuk pelaksanaan kegiatan Pagelaran Adat dan Budaya juga Pesta Rakyat, di tetapkan pada hari Sabtu tanggal 6  Januari 2024. Di Pusat kota Kawangkoan.

Ketua panitia, Recky Laloan dalam keterangan pers nya menjelaskan, bahwa hajatan tersebut merupakan wujud Apresiasi Kepada Para Pemimpin, baik Pemimpin Provinsi Sulut, Bapak Gubernur Olly Dondokambey dan dan wakil Gubernur Sulut. Drs. Steven Kandou.

Dijelaskannya, bahwa; Pesta Rakyat di rencanakan akan ada penobatan ketiga tokoh asal Kawangkoan yang berprestasi. Arnold Poli adalah tokoh pendidikan yang disebut “Walian Papendangen”. Sementara Joy Oroh dan Ronald Sorongan disebut sebagai tokoh pemerintahan, “Aka imbanua”

Lanjutnya, bahwa untuk penobatan ketiga tokoh, akan di konsultasikan oleh Majelis Adat Minahasa, namun pada intinya wujud apresiasi kepada kedua tokoh pemerintahan dan tokoh pendidikan sudah jelas adanya. dan sebelum hari H tentu sampai saat ini panitia pelaksana tetap update mengenai rencana rencana kegiatan tersebut.

Mari kita dukung serta doakan rencana kegiatan ini, agar dapat berjalan dengan baik dan memberi dampak yang positif bagi kalangan banyak, karena tujuan kegiatan ini salah satu untuk menjaga serta memelihara nilai – nilai positif yang ada pada masyarakat Kawangkoan, tutup Recky Laloan.

(Farly Bujung)

author

Author: 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.