BPPT Manado Lakukan Penelitian di Pulau Terluar

Kepala DP3K Kabupaten Sangihe Ir Mathilda Lumeling

Kepala DP3K Kabupaten Sangihe Ir Mathilda Lumeling

Tahuna-Pemkab Sangihe pekan lalu mendatangkan 12 peneliti dari Balai Penelitian Pengkajian Teknologi (BPPT) Manado dalam kaitan mensukseskan program swasembada pangan.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peteranakan dan Kehutanan (DP3K) Sangihe, Ir. Mathilda Lumeling MSi kepada sejumlah wartawan menjelaskan, untuk tahun 2017 ini program tersebut dilakukan disejumlah wilayah memiliki potensi untuk penanaman jagung, kedelei dan padi ladang, termasuk di pulau terluar Kawio Kecamatan Marore khusus untuk pengembangan jagung, cabe dan peternakan ayam.

”Jadi ada 12 peneliti dari BPPT juga berada di Kawio, yang selain melakukan penelitian, juga melakukan gelar teknologi,”ungkap Lumeling.

Terkait dengan pengembangan padi, jagung dan kedelei, menurut Lumeling juga telah dilakukan koordinasi dengan Komis C DPRD Sangihe, diupayakan 1000 hektar yang tersebar di 15 kecamatan dan wilayah kepulauan dapat tersentuh program dimaksud.

Sementara selain program tahun 2017, DP3K belum lama ini juga telah merealisasikan kegiatan yang sama, namun merupakan sisa kegiatan tahun 2016 yang direalisasikan tahun 2017, yakni pada lahan seluas 400 hektar.

Khusus kegiatan penanaman jagung dan kedelei sisa program tahun 2016 tersebut, DP3K kata Lumeling melakukan kerja sama dengan pihak TNI sebagai wujud realisasi dari Instruksi Presiden untuk mensukseskan program swasembaga pangan di tanah air.

”Jadi untun penanaman padi, jagung dan kedelei pada lahan seluas 400 hektar merupakan sisa program tahun 2016, dan kegiatannya melibatkan penyuluh pertanian bersama pihak TNI,”ujarnya.(eleh)

Tags:
author

Author: